Skandal Video Asusila Ajudannya Kembali Menyeret Anwar Ibrahim

Dalam dunia perpolitikan dunia tidak akan lepas dari skandal ataupun kasus – kasus yang turut menyertai kehidupan para politikus tersebut. Mulai dari politikus senior hingga junior. Seringkali skandal – skandal tersebut digunakan sebagai pukulan dari lawan politik mereka. Tidak jarang banyak orang yang menghubungkan suatu kasus dengan persaingan politik yangs edang panas saat ini. Persaingan – persaingan politik tersebut dapat berupa banyak hal. Yang paling panas saat ini persaingan politik untuk memperebutkan kursi perdana menteri Malaysia. Perdana menteri aktif saat ini yaitu Mahathir Mohhamad telah berencana lengser untuk beberapa tahun ke depan. Wacana tersebut membuat perpolitikan Malaysia mengalami peningkatan atmosfer. Salah satu persaingan politik terpanas adalah Anwar Ibrahim dan Azmin ali yang selalu digadang sebagai kandidat terkuat dalam meraih kursi kepemimpinan tertinggi Malaysia yaitu perdana menteri.

Sejak panasnya persaingan politik tersebut public Malaysia dihebohkan dengan penangkapan ajudan dari Anwar Ibrahim. Ajudan Anwar Ibrahim tersebut terseret dalam kasus video asusila sesame jenis yang menyeret menteri perekonomian saat ini yaitu Azmin ali. Banyak yang menganggap video tersebut sengaja di sebar oleh Anwar Ibrahim sebagai pemukul persaingan politiknya dengan Azmin. Akan tetapi Anwar Ibrahim menolak tegas berita tersebut. Anwar menegaskan bahwa dirinya juga kaget akan tersebarnya video asusila sejenis yang melibatkan ajudannya serta menteri perekonomian saat ini yaitu Azmin. Walau telah tersandung kasus asusila akan tetapi perdana menteri saat ini tidak melarang Azmin untuk tetap menjalankan aktivitasnya sebagai menteri tepi sebaliknya perdana menteri mendukung setiap keputusan kepolisian dan memberikan cuti pada Azmin jika ingin menyelesaikan kasusnya.

Di negara Malaysia kasus asusila sejenis adalah kasus yang tabu. Negara yang masih memegang adat keislaman ini melarang keras adanya hubungan sejenis apalagi sampai berzina. Berbeda dengan negara – negara tetangga lainnya yang lebih terbuka pada kasus seperti ini, Malaysia terkesan lebih tertutup dan keras pada kasus – kasus LGBT. Pada era modern sekarang ini kasus – kasus LGBT bukan lagi kasus baru yang akan menghebohkan publik. Di negara – negara Amerika pasangan sejenis telah bebas berkeliaran dan telah dilegalkan secara hukum oleh pemerintah setempat. Di kawasan asia khusunya beberapa negara telah melegalkan pasangan sejenis. Hal tersebut sering kali membuat banyak pro dan kontra di kalangan masyarakat. Masyarakat menilai hal – hal tabu tersebut tidak cocok dengan budaya ketimuran yang dimiliki oleh negara – negara seperti Malaysia, indonesia dan brunai darusalam. Banyak pasangan – pasangan sejenis banyak yang menyembunyikan hubungan mereka pada publik.

Skandal Video Asusila Ajudannya Kembali Menyeret Anwar Ibrahim

Kasus skandal video asusila sejenis yang beredar di Malaysia merupakan salah satu hal yang bisa memicu banyak pro dan kontra di kalangan masyrakat. Pro dan kotra tersebut yang suatu saat akan menimbulkan suatu statemen baru terhadap LGBT di negara tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *