Kemenangan Mutlak Anwar Ibrahim di Pemilu Sela

Pada hari Senin tanggal 15 Oktober tahun 2018 yang lalu Anwar Ibrahim resmi dilantik menjadi anggota parlemen Malaysia. Anwar Ibrahim resmi dilantik setelah 2 hari memenangkan pemilu Sela. Yaitu merupakan sebuah Pemilu untuk mengisi kekosongan kursi dalam jabatan pemerintahan. Kekosongan tersebut merupakan jabatan untuk anggota parlemen nasional yang mewakili wilayah dari konstituensi Port Dickson, Negeri Sambilan pada tanggal 13 bulan Oktober tahun 2018 silam.

Sebelum mengikuti pemilu Sela tersebut Anwar Ibrahim merupakan Pemimpin de facto koalisi Pakatan Harapan atau PH. Pada tahun 1993 sampai 1998 Anwar Ibrahim pernah menjabat sebagai Wakil perdana menteri Malaysia. Namun karena adanya sebuah kasus beliau diberhentikan dan juga dipenjara selama 6 tahun. Dengan memenangkan pemilu Sela tersebut Anwar Ibrahim mengambil alih kepemimpinan Malaysia dari Perdana Menteri Matahir Muhammad yang juga telah mendukung Anwar Ibrahim untuk menggantikannya nya. Dengan kemenangan dan juga pengambilalihan kepemimpinan tersebut dapat menandakan adanya kebangkitan di pemerintahan Malaysia ini. Dalam pemilu Sela ini Anwar Ibrahim mendapatkan total suara sebanyak 31.016 suara sedangkan konstituen suara berada pada kisaran43.489. Sehingga dapat dikatakan bahwa Pemilu ini merupakan Kemenangan Mutlak pada Anwar Ibrahim. Anwar Ibrahim sendiri mengatakan senang dengan kemenangan yang telah diperolehnya. Anwar merasa dirinya dapat kembali terjun ke dunia politik setelah hak-haknya diambil karena beberapa kasus yang menjeratnya. Karena setiap kali beliau harus mendekam di jeruji besi Anwar Ibrahim juga dilarang terjun dalam dunia politik. Prioritas yang diungkapkan oleh Anwar Ibrahim sendiri adalah reformasi parlementer. Beliau ingin membantu pemerintahan dengan menerapkan bagian dari Manifesto. Karena pendapat dari Anwar Ibrahim sendiri mengatakan bahwa parlemen yang selama ini ada di Negara Jiran ini seperti sebuah stempel karet. Hal ini dimaksudkan dari anggota parlemen yang instan mendebat kabinet namun secara umum nya apa yang diangkat oleh pemerintah tetap mereka dukung oleh para anggota tersebut.

Meski Anwar Ibrahim senang akan posisi parlemen. Tetapi Beliau mengatakan tidak akan mengambil kursi tersebut dalam peranan pemerintahan di negara Malaysia. Anwar Ibrahim akan turut berperan dan juga mendukung serta memberikan konstribusi melalui reformasi parlemen. Namun Anwar Ibrahim akan memberikan ruang kepada Matahir dan tidak melakukan tekanan,pengaruh ataupun, dan batasan waktu kepada beliau.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *