Daripada Uthman bin Abi al-‘As, telah bersabda Rasulullah SAW: “Puasa itu perisai, yang akan melindungi seseorang hamba daripada api neraka”. (Hadith)
Alhamdulillah, tahun ini kita masih dikurniakan kesempatan untuk menemui Ramadhan al-Mubarak. Ramadhan diinsafi sebagai bulan tarbiyah dan bulan tazkiyyah, memberi ruang untuk dimanfaatkan oleh umat Islam seluruhnya bagi meningkatkan amal ibadat kepada Yang Maha Esa. Ditegaskan oleh Allah SWT di dalam Al-Quran lewat ayat 183 Surah Al-Baqarah:
“Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan kepada kamu berpuasa sebagaimana telah diwajibkan atas orang-orang sebelum kami, supaya kamu menjadi orang yang bertaqwa..”
Ibadah puasa harus dihayati melangkaui takrif menahan diri dari lapar dan dahaga. Puasa merupakan satu terapi untuk kita bemuhasabah. Ia menuntut kesabaran dan memberi kekuatan pada mereka yang memanfaatkannya sebaik mungkin. Bediuzzaman Said Nursi ada mengatakan, “puasa itu merupakan penawar bagi mereka yang kurang kesabaran dan kurang ketahanan walaupun digabungkan masalah dua orang dalam satu individu”.
Semoga Ramadhan ini memberi kekuatan kepada kita untuk terus memperkemaskan diri untuk memanjat tangga keimanan ke arah mencapai redha Ilahi, inshaAllah.
ANWAR IBRAHIM
——————
Alhamdulilah, this year we have been given the opportunity once again, to embrace the month of Ramadhan al-Mubarak. Ramadhan is not only the month of “tarbiyah” (self-development) and “tazkiyyah” (purity), but it is also a period of self improvement for all the followers of Islam so as to amplify the good practice of worship to the one and only Allah. This is affirmed by Allah SWT in the Al-Quran Surah Al-Baqarah, verse 183;
“Oh you who believe, fasting is prescribed for you as it was prescribed for those who came before you that you may keep your duty to your Lord…”
The experience of fasting goes beyond refraining yourself from food and drinks. Fasting is a therapy for us to be level-headed. It teaches patience and gives strength to those who are wise enough to appreciate the benefits of this holy act. Bedjuzzaman Said Nursi said, “fasting is the antidote to those who are impatient and lacking of self control despite combined with the problem of two in an individual”.
We wish that the holy month of Ramadhan will grant us the strength for continuous self-improvement so as to inch nearer with faith to the destination of God blessing.
ANWAR IBRAHIM
















