<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Penderaan TKI: Tangani Sebaiknya Menurut Jalur Hukum</title>
	<atom:link href="http://anwaribrahimblog.com/2009/06/28/penderaan-tki-tangani-sebaiknya-menurut-jalur-hukum/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://anwaribrahimblog.com/2009/06/28/penderaan-tki-tangani-sebaiknya-menurut-jalur-hukum/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=penderaan-tki-tangani-sebaiknya-menurut-jalur-hukum</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Fri, 09 Mar 2012 12:52:22 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
	<item>
		<title>By: rudi widi</title>
		<link>http://anwaribrahimblog.com/2009/06/28/penderaan-tki-tangani-sebaiknya-menurut-jalur-hukum/comment-page-1/#comment-212630</link>
		<dc:creator>rudi widi</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Aug 2009 18:14:03 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anwaribrahimblog.com/2009/06/28/penderaan-tki-tangani-sebaiknya-menurut-jalur-hukum/#comment-212630</guid>
		<description>Saya memang orang Indonesia, tp pemikiran saya pada prinsip ajaran Islam. Manusia diciptakan secara berbeda2 untuk bisa saling mengenal, artinya agar manusia saling berhubungan baik. Masalah pembantu, mestinya bukan pendekatan secara formalitas saja antara majikan dan pembantu/pekerja, tapi lebih penting adalah hubungan personal. Dari sisi pembantu memang harus diakui seperti manusia pada umumnya ada yg baik dan tidak sama seperti sisi majikan. Namun setiap permasalahan kan ada jalan keluar/solusi, tidak harus dengan kekerasan apalagi penindasan. Coba dilakukan dengan kekeluargaan baru secara hukum. Saya gak percaya kalau ada pembantu yang menindas majikan, kalau sebaliknya banyak terjadi dan jamak lumrah. Banyak majikan yg terlalu mengharap bahwa pembantu kualitasnya seperti dirinya sendiri, jelas hal yang jarang terjadi, karena kalau itu terjadi, kan lebih baik pembantu jadi majikan sekalian. Nah disini banyak terjadi perbedaan cara pandang, bagi yang gak sabaran terkadang melakukan presure terhadap pembantu, bahkan tindak kekerasan/penganiyaan terhadap pembantu. Sebenarnya mudah untuk mengambil tindakan bagi para majikan karena mereka lebih superior daripada pembantu. Jadi hargai pembantu itu adalah manusia biasa bukan robot yang bisa disetir sesuai dengan kemauan majikan. Saling menghargai adalah kata kunci.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya memang orang Indonesia, tp pemikiran saya pada prinsip ajaran Islam. Manusia diciptakan secara berbeda2 untuk bisa saling mengenal, artinya agar manusia saling berhubungan baik. Masalah pembantu, mestinya bukan pendekatan secara formalitas saja antara majikan dan pembantu/pekerja, tapi lebih penting adalah hubungan personal. Dari sisi pembantu memang harus diakui seperti manusia pada umumnya ada yg baik dan tidak sama seperti sisi majikan. Namun setiap permasalahan kan ada jalan keluar/solusi, tidak harus dengan kekerasan apalagi penindasan. Coba dilakukan dengan kekeluargaan baru secara hukum. Saya gak percaya kalau ada pembantu yang menindas majikan, kalau sebaliknya banyak terjadi dan jamak lumrah. Banyak majikan yg terlalu mengharap bahwa pembantu kualitasnya seperti dirinya sendiri, jelas hal yang jarang terjadi, karena kalau itu terjadi, kan lebih baik pembantu jadi majikan sekalian. Nah disini banyak terjadi perbedaan cara pandang, bagi yang gak sabaran terkadang melakukan presure terhadap pembantu, bahkan tindak kekerasan/penganiyaan terhadap pembantu. Sebenarnya mudah untuk mengambil tindakan bagi para majikan karena mereka lebih superior daripada pembantu. Jadi hargai pembantu itu adalah manusia biasa bukan robot yang bisa disetir sesuai dengan kemauan majikan. Saling menghargai adalah kata kunci.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Arief Hidayat</title>
		<link>http://anwaribrahimblog.com/2009/06/28/penderaan-tki-tangani-sebaiknya-menurut-jalur-hukum/comment-page-1/#comment-207296</link>
		<dc:creator>Arief Hidayat</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Jul 2009 09:35:11 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anwaribrahimblog.com/2009/06/28/penderaan-tki-tangani-sebaiknya-menurut-jalur-hukum/#comment-207296</guid>
		<description>assalam....
puji syukur ke hadirat Alloh Swt,,
saya sebagai orang indonesia mendukung kepada Datu’ Anwar Ibrahim yang lantang menyerukan keadilan,,
karena dengan beberapa kasus yang sering mencuat terlihat ada kesengajaan ataou apalah itu namannya sehingga TKI kami sering mengalami siksaan,, dan baru baru ini yang hangat adalah aksi provokasi militer laut malaysia di ambalat yang sangat sombong,, untung saja kami sabar,,,tapi ingatlah bahwa kesabaran juga ada batasnya sepertu lautan yang ada batas tepinya juga,,
wassalam...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>assalam&#8230;.<br />
puji syukur ke hadirat Alloh Swt,,<br />
saya sebagai orang indonesia mendukung kepada Datu’ Anwar Ibrahim yang lantang menyerukan keadilan,,<br />
karena dengan beberapa kasus yang sering mencuat terlihat ada kesengajaan ataou apalah itu namannya sehingga TKI kami sering mengalami siksaan,, dan baru baru ini yang hangat adalah aksi provokasi militer laut malaysia di ambalat yang sangat sombong,, untung saja kami sabar,,,tapi ingatlah bahwa kesabaran juga ada batasnya sepertu lautan yang ada batas tepinya juga,,<br />
wassalam&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Sisca</title>
		<link>http://anwaribrahimblog.com/2009/06/28/penderaan-tki-tangani-sebaiknya-menurut-jalur-hukum/comment-page-1/#comment-206256</link>
		<dc:creator>Sisca</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Jul 2009 07:14:32 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anwaribrahimblog.com/2009/06/28/penderaan-tki-tangani-sebaiknya-menurut-jalur-hukum/#comment-206256</guid>
		<description>Saya dari Indonesia.. tapi saya sangat kagum dengan pemikiran Pak Anwar Ibrahim karena beliau sangat pintar di mata saya.. 

Saya sangat setuju dengan opini NURDIANSYAH...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya dari Indonesia.. tapi saya sangat kagum dengan pemikiran Pak Anwar Ibrahim karena beliau sangat pintar di mata saya.. </p>
<p>Saya sangat setuju dengan opini NURDIANSYAH&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: HMR. SANUSI</title>
		<link>http://anwaribrahimblog.com/2009/06/28/penderaan-tki-tangani-sebaiknya-menurut-jalur-hukum/comment-page-1/#comment-206253</link>
		<dc:creator>HMR. SANUSI</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Jul 2009 07:09:47 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anwaribrahimblog.com/2009/06/28/penderaan-tki-tangani-sebaiknya-menurut-jalur-hukum/#comment-206253</guid>
		<description>Assalamu &#039;alaikum. War. Wab.

Salam sejahtera saya pribadi haturkan kepada Datu&#039; Anwar Ibrahim, yang sangat terpandang karena kevokalannya menentang semua kezaliman baik datang dari pihak pemerintah maupun pihak-pihak lain yang tidak dipandang sejalan dengan rasa keadilan. Sebagai seorang muslim yang memperoleh bimbingan dan ajaran serta sentuhan amaliyah agama yang dituntunkan oleh Rasulullah SAW sesungguhnya sangat mudah untuk memberi rasa kenyamanan, keadilan bagi semua. Antara rasa itu dapat ditamsilkan kepada setiap diri kita sendiri. Jikalah orang merasa sakit ketika mencubit diri sendiri,  demikianlah rasa sakit itu dirasakan oleh orang lain yang dicubitnya. Jadi dengan demikian, Insya Allah manakala rasa-rasa itu selalui dibudayakan dengan baik anta sesama, dengan sendirinya antara masyarakat Malaysia dan Indonesia (khusus TKI-TKW ) yang memang harus bekerja di negeri jiran,  akan senantiasa aman, damai dan terpenuhi rasa keadilannya (dengan dibayar gaji mereka dan dihitung keringatnya yang telah keluar). 

Tuan Dato&#039; Ibrahim yth, 

Sebagai bagian dari saudara-saudaraku yang bekerja dengan tekun di negeri Jiran,  sebaiknya budaya melayu khusus Malaysia,  dapat diajarkan secara terpadu bagi saudara-saudaraku yang bekerja di negeri jiran,  mungkin mereka belum mengetahui secara rinci,  mungkin juga para penerima tenaga kerja yang belum sampai pada budaya saling harga menghargai. Dalam hal kerja tersebut,  kita hendaknya jangan memandang para tenaga kerja dari manapun asal mereka bagaikan kita memicingkan sebelah mata, toh mereka semua adalah bagian dari para tuan, dan demikian juga penerima tenaga kerja di negeri jiran. Sehingga dari itu,  pentinglah meningkatkan harkat dan martabat seluruh manusia,  karena itulah inti dari ajaran Rasulullah yang diutus kealam dunia maya ini, sehingga semuanya saling harga menghargai,  tidak kita lihat asal usul keturunannya.

Selaku pribadi,  saya dukung Tuan Dato&#039; agar terus memperjuangkan rasa keadilan bagi semua bangsa melayu baik penduduk pribumi Malaysia,  dan demikian para seluruh tenaga kerja yang datang ke negeri Tuan Dato&#039;, khususnya para TKI-TKW dari tanah air yang kami cintai.

Demikian surat ini saya buat,  sebagai suatu opini dukungan kepada tuan Dato&#039; di negeri jiran yang melayu serumpun.

Jakarta, 6 Juli 2009  

Wassalamu &#039;alaikum. War. Wab.


HMR. SANUSI</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu &#8216;alaikum. War. Wab.</p>
<p>Salam sejahtera saya pribadi haturkan kepada Datu&#8217; Anwar Ibrahim, yang sangat terpandang karena kevokalannya menentang semua kezaliman baik datang dari pihak pemerintah maupun pihak-pihak lain yang tidak dipandang sejalan dengan rasa keadilan. Sebagai seorang muslim yang memperoleh bimbingan dan ajaran serta sentuhan amaliyah agama yang dituntunkan oleh Rasulullah SAW sesungguhnya sangat mudah untuk memberi rasa kenyamanan, keadilan bagi semua. Antara rasa itu dapat ditamsilkan kepada setiap diri kita sendiri. Jikalah orang merasa sakit ketika mencubit diri sendiri,  demikianlah rasa sakit itu dirasakan oleh orang lain yang dicubitnya. Jadi dengan demikian, Insya Allah manakala rasa-rasa itu selalui dibudayakan dengan baik anta sesama, dengan sendirinya antara masyarakat Malaysia dan Indonesia (khusus TKI-TKW ) yang memang harus bekerja di negeri jiran,  akan senantiasa aman, damai dan terpenuhi rasa keadilannya (dengan dibayar gaji mereka dan dihitung keringatnya yang telah keluar). </p>
<p>Tuan Dato&#8217; Ibrahim yth, </p>
<p>Sebagai bagian dari saudara-saudaraku yang bekerja dengan tekun di negeri Jiran,  sebaiknya budaya melayu khusus Malaysia,  dapat diajarkan secara terpadu bagi saudara-saudaraku yang bekerja di negeri jiran,  mungkin mereka belum mengetahui secara rinci,  mungkin juga para penerima tenaga kerja yang belum sampai pada budaya saling harga menghargai. Dalam hal kerja tersebut,  kita hendaknya jangan memandang para tenaga kerja dari manapun asal mereka bagaikan kita memicingkan sebelah mata, toh mereka semua adalah bagian dari para tuan, dan demikian juga penerima tenaga kerja di negeri jiran. Sehingga dari itu,  pentinglah meningkatkan harkat dan martabat seluruh manusia,  karena itulah inti dari ajaran Rasulullah yang diutus kealam dunia maya ini, sehingga semuanya saling harga menghargai,  tidak kita lihat asal usul keturunannya.</p>
<p>Selaku pribadi,  saya dukung Tuan Dato&#8217; agar terus memperjuangkan rasa keadilan bagi semua bangsa melayu baik penduduk pribumi Malaysia,  dan demikian para seluruh tenaga kerja yang datang ke negeri Tuan Dato&#8217;, khususnya para TKI-TKW dari tanah air yang kami cintai.</p>
<p>Demikian surat ini saya buat,  sebagai suatu opini dukungan kepada tuan Dato&#8217; di negeri jiran yang melayu serumpun.</p>
<p>Jakarta, 6 Juli 2009  </p>
<p>Wassalamu &#8216;alaikum. War. Wab.</p>
<p>HMR. SANUSI</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: L-link</title>
		<link>http://anwaribrahimblog.com/2009/06/28/penderaan-tki-tangani-sebaiknya-menurut-jalur-hukum/comment-page-1/#comment-206250</link>
		<dc:creator>L-link</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Jul 2009 07:02:13 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anwaribrahimblog.com/2009/06/28/penderaan-tki-tangani-sebaiknya-menurut-jalur-hukum/#comment-206250</guid>
		<description>Selamat Siang Pak Anwar, ijinkanlah saya memberi komen sedikit. Masalah TKI dariIndonesia adalah problem yang telah berlarut lama. Solution dari problem ini , dari Malaysia boleh minta para TKI yang lebih skill pada bidangnya, jika ia pada bidang asuh anak tentu beda dengan ia bidang kerja masak di dapur. Para TKI sepatutnya punya sertificate layak kerja. TKI pada sebagian besar tidak ada sekolah yang cukup , ada yang tidak tamat sekolah dasar(elementery school ), mereka hidup susah dan tidak pernah kerja. Problem lain ada juga pada majikan, dan saya faham sekali dengan tabiat anak-anak para majikkan, mereka kadang memberi perintah pada TKI perintah yang tidak sepatutnya. Semua ini perlu suatu aturan/ kontrak yang tertulis antara Majikan dan TKI, apa saja tugas2 TKI disebut lebih rinci, apa yang boleh ,apa yang tidak boleh. Begitu juga Majikkan apa saja yang boleh menyuruh kerja TKI . Aturan tersebut hendaknya di tulis besar2 dan di publikasikan di media , supaya antara para Majikan dan TKI tahu . Jika salah satu melanggar boleh di hukum. Ada satu hal yan saya sangat tidak setuju yaitu hukum cambuk/ rotan di malaysia.
Lebih baik hukum denda sejumlah yang banyak.Salam &gt; L-link&gt; indonesia. Semoga Pak Anwar dapat menjadi Pemimpin Malaysia di masa depan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Selamat Siang Pak Anwar, ijinkanlah saya memberi komen sedikit. Masalah TKI dariIndonesia adalah problem yang telah berlarut lama. Solution dari problem ini , dari Malaysia boleh minta para TKI yang lebih skill pada bidangnya, jika ia pada bidang asuh anak tentu beda dengan ia bidang kerja masak di dapur. Para TKI sepatutnya punya sertificate layak kerja. TKI pada sebagian besar tidak ada sekolah yang cukup , ada yang tidak tamat sekolah dasar(elementery school ), mereka hidup susah dan tidak pernah kerja. Problem lain ada juga pada majikan, dan saya faham sekali dengan tabiat anak-anak para majikkan, mereka kadang memberi perintah pada TKI perintah yang tidak sepatutnya. Semua ini perlu suatu aturan/ kontrak yang tertulis antara Majikan dan TKI, apa saja tugas2 TKI disebut lebih rinci, apa yang boleh ,apa yang tidak boleh. Begitu juga Majikkan apa saja yang boleh menyuruh kerja TKI . Aturan tersebut hendaknya di tulis besar2 dan di publikasikan di media , supaya antara para Majikan dan TKI tahu . Jika salah satu melanggar boleh di hukum. Ada satu hal yan saya sangat tidak setuju yaitu hukum cambuk/ rotan di malaysia.<br />
Lebih baik hukum denda sejumlah yang banyak.Salam &gt; L-link&gt; indonesia. Semoga Pak Anwar dapat menjadi Pemimpin Malaysia di masa depan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Nurdiansyah</title>
		<link>http://anwaribrahimblog.com/2009/06/28/penderaan-tki-tangani-sebaiknya-menurut-jalur-hukum/comment-page-1/#comment-206110</link>
		<dc:creator>Nurdiansyah</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 05 Jul 2009 04:25:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anwaribrahimblog.com/2009/06/28/penderaan-tki-tangani-sebaiknya-menurut-jalur-hukum/#comment-206110</guid>
		<description>Kita 2 negara satu rumpun, mayoritas saudara seagama, knp harus selalu bertikai? Prilaku penyiksaan (penderaan) diharamkan dalam Islam, sangat menyedihkan...
Saya mendukung Pak Anwar Ibrahim atau siapun pemimpin negeri jiran yang menjunjung tinggi hukum dan rasa keadilan bagi semua.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kita 2 negara satu rumpun, mayoritas saudara seagama, knp harus selalu bertikai? Prilaku penyiksaan (penderaan) diharamkan dalam Islam, sangat menyedihkan&#8230;<br />
Saya mendukung Pak Anwar Ibrahim atau siapun pemimpin negeri jiran yang menjunjung tinggi hukum dan rasa keadilan bagi semua.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: levimartian</title>
		<link>http://anwaribrahimblog.com/2009/06/28/penderaan-tki-tangani-sebaiknya-menurut-jalur-hukum/comment-page-1/#comment-205935</link>
		<dc:creator>levimartian</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 03 Jul 2009 09:05:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anwaribrahimblog.com/2009/06/28/penderaan-tki-tangani-sebaiknya-menurut-jalur-hukum/#comment-205935</guid>
		<description>Saya hndak dukung Dato’ Seri untuk jadi pemimpin baru</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya hndak dukung Dato’ Seri untuk jadi pemimpin baru</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: jackamp</title>
		<link>http://anwaribrahimblog.com/2009/06/28/penderaan-tki-tangani-sebaiknya-menurut-jalur-hukum/comment-page-1/#comment-205727</link>
		<dc:creator>jackamp</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Jul 2009 11:51:22 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anwaribrahimblog.com/2009/06/28/penderaan-tki-tangani-sebaiknya-menurut-jalur-hukum/#comment-205727</guid>
		<description>A&#039;kum en Adenan, 
patutlah pembantu rumah saudara lari. Saudara kerumuni amah dengan limpahan kemewahan, tunduk pada kehendak pekerja sedangkan amah tersebut diketahui hidup susah. Tidak diakui layanan saudara 5 bintang terhadap buruh, tapi adakah ini yg seorang pekerja patut dapat. Kerja kilang pon tidak dibekalkan dengan telifon waktu bekerja. Malah membawa telifon sendiri ketika sedang bekerja turut dirampas. Inikan pula seorang amah. Saudara yang harus belajar menjadi majikan. Jangan salahkan amah lari pulak disebabkan peluang yang saudara berikan. Tidak dinafikan mendera amah satu kesalahan besar(menseterika,merogol dsb), tapi jangan pula terlebih manjakan.......fikir fikir kan lah...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>A&#8217;kum en Adenan,<br />
patutlah pembantu rumah saudara lari. Saudara kerumuni amah dengan limpahan kemewahan, tunduk pada kehendak pekerja sedangkan amah tersebut diketahui hidup susah. Tidak diakui layanan saudara 5 bintang terhadap buruh, tapi adakah ini yg seorang pekerja patut dapat. Kerja kilang pon tidak dibekalkan dengan telifon waktu bekerja. Malah membawa telifon sendiri ketika sedang bekerja turut dirampas. Inikan pula seorang amah. Saudara yang harus belajar menjadi majikan. Jangan salahkan amah lari pulak disebabkan peluang yang saudara berikan. Tidak dinafikan mendera amah satu kesalahan besar(menseterika,merogol dsb), tapi jangan pula terlebih manjakan&#8230;&#8230;.fikir fikir kan lah&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

