13
Nov
07

Liputan media Indonesia atas Perhimpunan Bersih mantap dan padat

02dsc_5254.jpg 01dsc_5166.jpg 05dsc_5431.jpg

Selesai upacara perasmian persidangan International Association of Political Consultants di Bali oleh Presiden Indonesia, saya menyampaikan ucap utama mengenai Islam dan demokrasi. Saya sempat menemui presiden dan sesudah itu berbincang dengan menteri-menteri Aburizal Bakrie, Fahmi Idris, Gabenor Fadil Muhammad dan Gabenor Jakarta.

Liputan media Indonesia mengenai perhimpunan Bersih hebat sekali. Semalam Kompas menyiarkan foto di halaman depan dan hari ini beberapa akhbar termasuk Kompas dan Jakarta Post mengulas dalam rencana pengarang.

Saya kini dalam perjalanan ke Jeddah menyempurnakan umrah dan menyampaikan pidato di Sidang Dunia mengenai perkhidmatan pos dan teknologi maklumat.

ANWAR IBRAHIM


25 Responses to “Liputan media Indonesia atas Perhimpunan Bersih mantap dan padat”


  1. 1 motai Nov 13th, 2007 at 2:10 pm

    We have the greatest opportunity the world has ever seen, as long as we remain honest — which will be as long as we can keep the attention of our people alive. If they once become inattentive to public affairs, you and I, and Congress and Assemblies, judges and governors would all become wolves. — Thomas Jefferson
    The Impossible Dream

    Reply

  2. 2 mongolian Nov 13th, 2007 at 2:28 pm

    Terima kasih kepada – TUANKU RAJA RAJA,TUANKU SULTAN SULTAN ,BA,NGO,PIHAK ISTANA NEGARA, AL-JAZEERA,CNN,CNBC,TV PAS,BBC,MALAYSIAKINI, SEMUA JURU GAMBAR TEMPATAN MAHU PUN LUAR, PEMERHATI POLITIK DALAM DAN LUAR,KOMPAS,JAKARTA POS DAN SEMUA YANG TELIBAT MENJAYAKAN HINPUNAN KUNING TERUTAMA PARA PENEGAK KEADILAN NEGARA JUGA KEPADA BEBERAPA AHLI UMNO YANG TURUT SERTA DALAM PERHINPUNAN TERSEBUT. TAMPA KERJASAMA ANDA SEMUA SIAPALAH KITA YANG DIHINA SERTA DINAFIKAN HAK KAMI UNTUK BERHIMPUN SECARA AMAN DI NEGARA KAMI. SEBAB ORANG KAMPUNG TAK TAHU TETAPI SATU DUNIA TAHU HIMPUNAN INI DENGAN KERJASAMA ANDA. TAHNIAH JUGA KEPADA PENGENDALI LAMAN BLOG DSAI INI ANDA SEMUA HERO ICT, CUMA SAYA HARAPKAN KUATKAN PROMOSI KEATAS LAMAN BLOG INI SUPAYA IANYA TERUS BERKEMBANG SEBAGAI LANDASAN SUARA SERTA PANDAGAN RAKYAT YANG LAPARKAN HAK MEREKA.
    TAKLUPA JUGA SB DAN FRU YANG TELAH DIPERKUDAKAN OLEH PEMINPIN UMNO YANG BABERIAN ITU.

    Thanks for all,

    The Real Mongolian.

    Reply

  3. 3 pbcam Nov 13th, 2007 at 4:04 pm

    http://pbcam.homeip.net will support BERSIH forever!!!

    Reply

  4. 4 ladymariah Nov 13th, 2007 at 4:17 pm

    Tahniah kepada semua yang menjayakan perhimpunan bersih. Semoga suara keramat rakyat yang mahukan keadilan akan menembusi setiap pelusuk minda masyarakat Malaysia.

    Reply

  5. 5 tangankidal84 Nov 13th, 2007 at 4:25 pm

    selamat mengerjakan ibadah umrah DSAI…doakan yg terbaik buat rakyat malaysia…

    Reply

  6. 6 Zulnizam Nov 13th, 2007 at 5:02 pm

    Bagus Pak……..

    Media Malaysia saja yang masih di tambat tak ubah seperti ternakan yang menunggu masa untuk di jual oleh “tuannya”……

    Reply

  7. 7 Pangeran Nov 13th, 2007 at 5:25 pm

    INDONESIA terkenal dengan besifat keterbukaannya.Media massa lebih telus.Semua parti bole berkempen didalam Media Eletronik.Negara yg mengamalkan sistem demokrasi…pehimpunan rakyat tidak dihalang…rakyat bebas bersuara di INDONESIA….Malaysia patut malu dengan keterbukaan kerajaan INDONESIA…

    Reply

    Ibu Zain Reply:

    media Indonesia hebat!!

    hebat sungguh media nya ya”” ekonominya macamnana???
    Ribuan rakyat mencari nafkah dan amat tenang hidup di Malasyia…tak sedar lagike??
    Kalau cuma pandai berhimpun selesai ke masalah…
    kalau nak hidup dalam suasana macam tu….bleh pindah la kesana…

    Reply

  8. 8 aduka Nov 13th, 2007 at 6:57 pm

    Kebersihan Politik Negara Adalah Tanggung Jawab Rakyat.Tahnia buat warga Malaysia yang turun bersama-sama memberi sokongan kepada Dato Seri Anwar dalam usaha beliau membuat pembersihan ini.Orang Sabah menanti dengan yakin kejayaan Misi ini.

    Reply

  9. 9 Iqmal Nov 13th, 2007 at 7:58 pm

    Saya sangat bersetuju sekiranya kita semua sepakat mulai Sabtu ini dan setiap hari Sabtu seterusnya, kita semua memakai baju/pakaian berwarna kuning samada T-Shirt Bersih ataupun sebarang pakaian warna kuning untuk tunjukkan kesepakatan ini dalam mendapatkan tuntutan kita itu.

    Sekiranya setiap orang, dimana saja, disetiap negeri, samada ke kedai, shopping, masjid, kenduri kendara, bercuti bersama keluarga atau apa saja aktiviti kita pada hari Sabtu, mengenakan pakaian kuning ini sebagai simbol kesepakatan kita,saya percaya pada minggu-minggu seterusnya akan bertambah bilangan rakyat Malaysia yang cintakan keadilan akan turut memakai pakaian berwarna kuning ini.

    Jom kita mulakan!!

    Reply

  10. 10 ulam batar Nov 13th, 2007 at 8:02 pm

    Dear Mr.Siva the king of suhakam,

    Saya amat dukacita diatas sikap Siva yang telah merosakan peranan suhakan itu sendiri sebagai penegak hak orang ramai di negara ini. jika suara siva begitu condong ke BN dan MIC saya haramkan gaji dan elaun yang u terima dari wang kerajaan keatas diri siva, rakyat malaysia bukan sebodoh Ahli jawatankuasa suhakam, dengan ini saya wartakan dengan CF bahawa SUHAKAM ADALAH PENCEMKAM RAKYAT suara serta pendangan suhakam begitu lunak sekali terhadap – POLISI yang begitu gampang sekali mengobolokan rakyat Bapak POLISI perlu ingat ya gaji bapak dibayar oleh rakyat.(ayat ini diciplak dan disadur Jakarta Pos).

    Reply

  11. 11 pondok tanjong Nov 13th, 2007 at 10:47 pm

    kepada admin…saya mahu dapatkan semua video klip perhimpunan aman bersih seperti yg terdapat di blog ini. bagaimana caranya? email saya seruling2emas@yahoo.com

    Reply

  12. 12 motai Nov 13th, 2007 at 10:55 pm

    The Stockholm Syndrome For Barisan Nasional dukes!

    Airplane hostages have been known to sympathize with their captors and become emotionally attached in one case even get married. So what is the Stockholm Syndrome and what causes an emotional attachments with the very people who threaten their lives?

    The Name “Stockholm Syndrome”
    In 1973, four Swedes held in a bank vault for six days during a robbery became attached to their captors; a phenomenon dubbed the Stockholm Syndrome. According to psychologists, the abused bond to their abusers as a means to endure violence. The most notorious instance came when heiress Patty Hearst was kidnapped by the Symbionese Liberation Army, and after some months, re-christened herself “Tanya” and joined their ranks.

    Emotional Bond
    The Stockholm Syndrome is an emotional attachment, a bond of interdependence between captive and captor that develops ‘when someone threatens your life, deliberates, and doesn’t kill you.’ (Symonds, 1980) The relief resulting from the removal of the threat of death generates intense feelings of gratitude and fear that combine to make the captive reluctant to display negative feelings toward the captor or terrorist. In fact, former hostages have visited their captors in jail, recommended defense counsel, and even started a defense fund. It is this dynamic, which causes former hostages and abuse survivors to minimize the damage done to them and refuse to cooperate in prosecuting their tormentors. “The victims’ need to survive is stronger than his/her impulse to hate the person who has created the dilemma.” (Strentz, 1980) The victim comes to see the captor as a ‘good guy’, even a savior. This condition…occurs in response to the four specific conditions listed below:

    A person threatens to kill another and is perceived as having the capability to do so.
    The other cannot escape, so her or his life depends on the threatening person.
    The threatened person is isolated from outsiders so that the only other perspective available to her or him is that of the threatening person.
    The threatening person is perceived as showing some degree of kindness to the one being threatened.
    It takes only 3-4 days for the characteristic bond of the Stockholm syndrome to emerge when captor and captive are strangers. After that, research shows, the duration of captivity is no longer relevant.

    Crew Training
    Many airlines include as part of training a briefing or provide reading materials to crew regarding the Stockholm Syndrome. To understand the Stockholm Syndrome, you must understand the effects of sensory deprivation. Imagine if you can, being forcibly removed from your daily life (with all its familiar environments, routines and social interactions) and put in a strange place from which you cannot escape. Your only interactions are with your captors, whose behavior can be capricious – that is, beyond your ability to understand why or when they may choose to do something for you, with you or to you. They may withhold food and/or water, in order to raise its value to you in order to receive your compliance with their demands. You may be left in complete silence or darkness with nothing to do, nowhere to go. You may not be allowed to talk or interact with other prisoners.

    This is important knowledge to have if ever one was to be in the precarious position of a hostage. Some believe that awareness of the possible emotions will reduce the chances of it happening whilst others argue that no amount of preparation can stop the Stockholm Syndrome from occurring due to the extreme emotional changes from fear to relief.

    Reply

  13. 13 gust Nov 13th, 2007 at 11:21 pm

    syukur pada allah swt…sebab semuanya selamat masa perhimpunan bersih ..saya juga salah seorang diantara ribuan yg hadir…cuma sedikit kesal..sebab hampir semua yg hadir tu bangsa melayu…sepatutnya la…kaum2 lain pun turut sama…ini bila ade masalah semua nak cari dato seri anwar..macam2 benda nak diceritakan …bila nak tunjuk sokongan semua tah kemana..yg ade …yg semangat semua bangsa melayu…aku menyampah betul la kalau macamni..aku benci la dengan parti2 lain dalam pembangkang ni …kalau la ditakdirkan dato seri anwar menang dalam pilihanraya nanti..ramai la yg datang nak mengendeng…oiii lim kit siang …kau ni bacul kau tahu tak ?bising je lebih….suruh la orang2 DAP turun padang…aku bukan nak tengok pemimpin2 DAP je yg datang…ahli2 DAP pun datang la tunjuk sokongan….kalau camni baik kau duduk dalam kerajaan la…

    Reply

  14. 14 peace Indonesia voice Nov 14th, 2007 at 1:01 am

    Pak Anwar Ibrahim dan kawan kawan berjuanglah terus untuk menyelamatkan negara Malaysia anda dari kemerosotan akhlaq dan imej yang buruk dari negara negara serantau

    Reply

  15. 15 peace Indonesia voice Nov 14th, 2007 at 1:04 am

    Semoga Tuan Anwar Ibrahim dan kawan kawan bisa membangun kembali hubungan baik Indonesia-Malaysia yang decline sampai ke titik yang critical pada masa ini…Kami harapkan muncul Malaysia baru yang ramah tamah dan tidak arogan …SELAMAT BERJUANG SEMOGA TUHAN MEMBAROKAHI PERJUANGAN ANDA SEKALIAN

    Reply

  16. 16 admin Nov 14th, 2007 at 2:15 am

    sdr. pokok tanjung,

    kebanyakkan video2 himpunan ini dikumpulkan di http://keadilanrakyat.org.

    terima kasih!
    nat

    Reply

  17. 17 jessica.... Nov 14th, 2007 at 5:40 pm

    ish ish……

    Reply

  18. 18 Mohd Ezli Mashut Nov 14th, 2007 at 6:41 pm

    GELOMBANG KUNING RAKYAT MALAYSIA MENGGEGAR DUNIA

    Oleh : Mohd Ezli Bin Mashut
    LL.B (Hons)
    ezli007.blogspot.com / ezli007@hotmail.com

    Lebih ratusan ribu gelombang kuning rakyat sudah menyatakan pendirian terbuka . Sekatan, ugutan dan tangkapan tidak menggerunkan keberanian rakyat untuk berhimpun dan berarak secara aman. Kuala Lumpur bertukar menjadi ‘metro polis’ yang digunakan parti pemerintah untuk menggertak rakyat untuk mengekang gelombang kuning. Media propaganda kerajaan menjadi kalut apabila agensi berita antarabangsa membawa liputan ekslusif perhimpunan aman ini. Menteri Penerangan yang diwawancara oleh Al-Jazeera tidak berupaya menjawab persoalan yang dilontarkan malah menunjukkan emosi yang keterlaluan dan menunjukkan tahap professionalisme yang cukup teruk.

    Semasa persidangan Parlimen, Menteri Di Jabatan Perdana Menteri bersikap dengan angkuh dan takbur menyatakan bahawa perhimpunan aman ini cuba menghina Institusi Beraja di Malaysia. Kita ingin mengingatkan bahawa pihak parti pemerintah yang sebenarnya menderhaka kepada Institusi Beraja di Malaysia apabila tidak bersikap demokratik apabila rakyat berhimpun dan berarak untuk menunjukkan taat setia kepada Yang Di Pertuan Agong di balas dengan tembakan gas pemedih mata dan tembakan meriam air asid. Inikah sikap parti pemerintah yang dikatakan menjadi pelindung institusi beraja di Malaysia ?.

    Memorandum sudah berjaya disampaikan kepada pihak Istana Negara. Oleh itu satu tindakan tegas adalah dituntut dalam usaha membentuk sistem perjalanan pilihanraya umum di Malaysia yang lebih adil dan demokratik. Apakah selepas ini pihak rakyat akan menyerahkan memorandum kepada Pertubuhan Bangsa-Bangsa Bersatu ( PBB ) pula untuk membuka segala kepincangan yang ada dalam sistem pilihanraya umum di Malaysia ?.

    Pasca perhimpunan bersejarah 10 November ini pasti membuatkan Perdana Menteri Malaysia tersentak daripada lena. Malahan selepas ini juga rakyat bersedia untuk ke jalan-jalan raya lagi di seluruh negara dengan jumlah jutaan untuk menyedarkan lagi lamunan parti pemerintah. Belajarlah daripada apa yang berlaku di Pakistan dan Mynmar baru-baru ini. Apabila rakyat sudah berani ke jalan-jalan raya kredibiliti dan imej kerajaan memerintah akan berada di tahap yang kritikal dan teruk pada pandangan antarabangsa.

    Propaganda bahawa ini perarakan dan perhimpunan haram telah membangkitkan kemarahan rakyat lagi. Ingatlah kini rakyat sudah sedar dengan bermacam-macam penipuan parti pemerintah terhadap isu-isu semasa negara. Persoalan memerangi rasuah mengapa semakin sepi kini sedangkan sebelum ini nampak beria-ia. Apakah sudah di buat siasatan terhadap dakwaan rasuah yang melibatkan tokoh-tokoh politik dan korporat ? . Ke mana pula perginya laporan daripada Suruhanjaya Bebas terhadap kes video klip yang mencemarkan institusi kehakiman dan keadilan negara ?. Bagaimana pula kes pembunuhan Nurin sudahkah pembunuh dijejaki dan ditangkap ?.

    Mengulas sedikit apa yang berlaku di Israel baru-baru ini. Pasukan polis Israel telah menggeledah dan menyerbu ke beberapa buah jabatan kerajaan apabila Perdana Menterinya Ehud Olmert di dakwa melakukan jenayah rasuah. Itu yang berlaku di sebuah negara yang diketahui umum melakukan kezaliman terhadap rakyat Palestin tetapi dalam soal memerangi rasuah tiada kompromi hatta Perdana Menteri yang masih berkuasa tidak terlepas.

    Mungkin disebabkan faktor-faktor ini juga mengapa kita melihat indeks rasuah Malaysia lebih tinggi daripada Israel. Sewajarnya kita patut mengambil iktibar daripada senario ini . Mengapa sebuah negara yang diketahui umum begitu zalim tetapi dalam soal rasuah cukup terbuka dan berani sehinggakan orang yang mempunyai kuasa tertinggi dalam negara tidak akan terlepas.

    Malaysia yang mewarwarkan bahawa negara Islam Hadhari sewajarnya malu dengan negara seperti Israel yang kejam dan zalim itu. Pemimpin-pemimpin rasuah perlu berundur daripada pemerintahan daripada memegang apa-apa jawatan penting samada dalam institusi kerajaan dan korporat. Buktikan dan serlahkan Malaysia melaksanakan dengan sebenar-benarnya ajaran Islam yang secara jelas menolak rasuah dan penyelewengan kuasa.

    Kempen gelombang kuning rakyat perlu diteruskan bukan sahaja di peringkat nasional malahan ke peringkat antarabangsa. Dengan mengistiharkan bahawa setiap hati Sabtu rakyat dianjurkan untuk berpakaian tema berwarna kuning adalah langkah awal dalam usaha menarik sokongan rakyat kebanyakkan yang tidak mendapat maklumat yang tepat dan adil. Usaha ini memerlukan penerangan yang seluas mungkin dengan menggunakan pelbagai medium penyampai maklumat.

    Kita juga ingin mencadangkan agar bendera kuning dikibarkan di seluruh negara pada hari Sabtu untuk menunjukkan sokongan padu dan total kepada tuntutan ini. Kibarlah di hadapan rumah anda , kereta , kedai, dan pejabat-pejabat sebagai simbol rakyat Malaysia yang cinta kepada keamanan dan keadilan sejagat tanpa mengira agama, bangsa dan parti. Ianya lambang kesatuan rakyat Malaysia semuanya.

    Malahan untuk menyemarakkan lagi usaha kreatif dan inovatif perlu dipergiatkan dalam cetusan gelombang kuning ini. Ianya bukan sahaja yang melibatkan program – program zahir sahaja yang terpenting rakyat memahami falsafah dan inti pati perjuangan rakyat dalam gelombang kuning rakyat ini. Ianya secara tidak langsung akan menafikan selama ini gelombang kuning penaja kepada keganasan. Malahan kita membawa satu imej baru dalam perjuangan rakyat Malaysia untuk memilih pemimpin yang akan memperjuangkan rakyat keseluruhannya.

    Kita juga mengesorkan kepada pihak BERSIH agar memanjangkan memorandum ini diserahkan kepada semua Raja-Raja Melayu di seluruh negara. Ia adalah bukti dan simbol kepada tuntutan rakyat yang serius dalam memperjuangkan hak sebuah pilihanraya umum yang adil dan telus kepada semua pihak. Ianya juga perlu diserahkan kepada semua yang menduduki kerusi di Dewan Rakyat dan Dewan Negara sebagai satu tuntutan rakyat yang menuntut perubahan total sistem demokrasi di Malaysia.

    Kita juga mengesorkan agar Pilihanraya Umum ke -12 ini digantung sementara waktu untuk memberikan ruang dan masa kepada penubuhan sebuah Badan Bertindak Reformasi Pilihanraya yang diketuai oleh Yang DiPertuan Agong untuk melakukan Siasatan Diraja terhadap segala bentuk penyelewengan pilihanraya umum yang lepas dan melakukan pembaharuan terhadap perjalanan pilihanraya di Malaysia yang lebih adil dan telus kepada semua pihak.

    Badan Bertindak Reformasi Pilihanraya ini mempunyai kuasa yang besar untuk memastikan Suruhanjaya Pilihan Raya Malaysia menjadi pelaksana pilihanraya yang lebih professioanal dan adil. Malahan selepas parlimen dibubarkan, parti pemerintah sebelumnya tidak akan mempunyai kuasa terhadap penggunaan media massa dan harta hak milik kerajaan Malaysia lagi tetapi ianya akan dikawal dan kuasai oleh Badan Bertindak Reformasi Pilihanraya ini. Badan ini akan menentukan segala perjalanan pilihanraya memenuhi sistem demokrasi yang sebenarnya.

    Selain itu juga pasukan pemantau pilihanraya antarabangsa perlu dibenarkan untuk memantau perjalanan pilihanraya di Malaysia. Pasukan ini akan terus melaporkan segala hasilnya terus kepada Yang DiPertuan Agong. Ini akan meningkatkan lagi keyakinan rakyat bahawa pemilihan yang dijalankan adalah selaras dengan undang-undang dan peraturan pilihanraya di Malaysia.

    Selaras dengan tuntutan terhadap perubahan total pilihanraya ini. Undi Pos wajib dihapuskan sebelum pilihanraya umum ke-12 ini dijalankan. Ianya sudah tidak lagi releven pada era globalisasi ini. Ianya perlu ditukar kerana undi pos tidak memberikan ruang demokrasi yang sebenarnya kepada para pengundi. Malahan ketelusan dan keadilan Undi Pos ini dipertikaikan dan melanggar prinsip demokrasi. Malahan negara-negara luar sudah tidak lagi mempraktikkannya lagi lantaran soal ketelusan dan keadilannya.

    Selepas ini juga kita mengharapkan tarikh pilihanraya umum diumumkan oleh Yang Dipertuan Agong dan bukan menunggu ilham Perdana Menteri. Ianya pasti mengurangkan salah laku dan penyelewengan terhadap semangat demokrasi kerana tarikh pilihanraya tidak menjadi hak ekslusif Perdana Menteri lagi. Ianya kini menjadi hak Yang DiPertuan Agong dalam memelihara demokrasi di Malaysia.

    Pastinya dunia antarabangsa kini memandang penuh minat senario terbaru di Malaysia. Perkembangan ini pastinya mempengaruhi iklim keyakinan pelabur asing dan ekonomi semasa. Kerajaan memerintah tidak mempunyai pilihan lain selain untuk tunduk dengan tuntutan rakyat Malaysia. Apakah satu petisyen nasional atau referendum pilihanraya diperlukan untuk menghantar mesej terhadap tuntutan perubahan demokrasi di Malaysia ?.

    Generasi muda mempunyai peranan penting dalam usaha ini. Sokongan terbuka kepada perhimpunan aman yang lepas amat mengujakan. Malahan jika sokongan ini berterusan dan istiqamah, kita yakin mesej ini akan dapat disampaikan ke seluruh negara tanpa mengira umur dan kedudukan. Generasi muda yang terdedah dengan kepantasan teknologi maklumat perlu menggunakannya untuk menyampaikan mesej perjuangan rakyat ini ke seluruh negara.

    Penggunaan blog-blog, paparan video You Tube , portal , SMS, MMS ,kaset dan risalah serta laporan dari mulut ke mulut perlu dipergiatkan oleh semua pendukung pejuang rakyat ini. Kita yakin dengan usaha yang gigih dan giat akan memberi impak maksima yang akan menyedarkan pemerintah semasa terhadap kebangkitan dan penggunaan medium baru ini di pentas media nasional yang dirantai oleh pihak kerajaan Malaysia.

    Sejarah pembinaan tamadun yang hebat banyak dimulakan oleh mereka yang mempunyai semangat tajdid dan perubahan. Mereka membawa satu dimensi baru dalam membawa semangat perubahan dalam masyarakat dan ummah. Kita wajar menghayati jatuh dan bangunnya sesebuah tamadun untuk kita hayati dan aplikasikan dalam pembangunan negara dan ummah sejagat.

    Kita wajar menghayati semangat perjuangan pejuang-pejuang silam seperti Salahuddin Al-Ayyubi dalam mengembalikan maruah ummah dan agama dengan kejayaannya menawan kembali Kota Baitul Maqdis. Pelajari juga bagaimana Jose Rizal tokoh pejuang Filifina dalam membebaskan negaranya daripada taklukan imperialisme. Malahan kita juga wajar menghayati tokoh-tokoh ulama di tanahair yang berjuang menuntut kemerdekaan yang hakiki untuk bumi Malaysia.

    Era zaman globalisasi ini juga menuntut kepada kebangkitan dan kemunculan pejuang-pejuang baru. Hari ini mungkin pejuang-pejuang baru akan muncul di Malaysia di kalangan generasi muda. Oleh itu saat dan ketikanya sesuai dengan suasana di Malaysia dalam bentuk baru perjuangan rakyat Malaysia untuk kemerdekaan yang hakiki daripada rejim pemerintahan yang tidak demokratik.

    Gelombang kuning ini juga wajar menjadi perintis kepada satu revolusi intelektual di Malaysia dalam membangkitkan generasi muda ke arah menghargai keamanan dan keadilan. Melalui revolusi intelektual ini maka kita membawa satu gerakan tajdid baru minda generasi muda Malaysia yang mempunyai keupayaan bina insan yang mantap dan kekuatan ilmu dalam pelbagai bidang. Hanya dengan penghayatan ilmu sahaja maka satu gerakan pembaharuan dalam siasah negara dapat dilaksanakan.

    Kita juga menuntut kebebasan media dalam memberi laporan yang adil dan tepat untuk membina minda generasi akan datang yang kritikal dan analitikal. Segala isu semasa dapat dibincang dan didebatkan dalam suasana mahabbah dan penuh tradisi keilmuan.Kita wajar mempelajari budaya ilmu yang cukup hebat di barat sehinggakan mencetuskan tamadun dan ciptaan yang mengkagumkan dunia sejagat.

    Kelesuan yang kini mencengkam para intelektual di Malaysia juga adalah akibat dirantai oleh akta yang bersifat drakonian yang tidak membawa dan menyuburkan budaya intelektual di kalangan mahasiswa dan rakyat kebanyakkan. Hasilnya kini adalah segala permasalahan negara hanya dibincangkan oleh media-media massa yang juga terikat dengan akta-akta yang mengekang budaya penyuburan intelektual. Jadi tidak hairan mengapa universiti-universiti di Malaysia terkeluar daripada senarai 200 universiti terbaik dunia. Sebabnya adalah salah satunya kongkongan akta-akta dan kelesuan minda para ilmuannya.

    Debat ala ‘Presidential Election’ juga wajar diadakan kelak. Media-media massa boleh mengambil pendekatan awal untuk mengadakannya sebagai salah satu wadah rakyat dalam menyalurkan idea-idea hebat untuk membangunkan negara. Justeru acuan pembangunan di Malaysia dapat dicorakkan hasil daripada revolusi intelektual rakyat yang secara berani untuk membawa pembaharuan dalam sistem siasah, ekonomi dan sosial di Malaysia. Hak kebebasan berbicara juga walaupun termaktub dalam perlembagaan negara tetapi falsafah penghayatannya dinafikan oleh pelbagai sekatan dan ugutan.

    Rakyat diprogramkan hanya untuk menurut segala kehendak dan polisi kerajaan memerintah. Tetapi ruang untuk memberi pendapat dan idea walaupun ada masih terbatas dengan pelbagai alasan dan sebab musabab. Atas kesedaran ini maka kita perlu menjadikan dan menterjemahkan semangat gelombang kuning ini adalah satu gerakan revolusi minda dan insan rakyat Malaysia. Ianya adalah untuk survival masa hadapan Malaysia daripada sistem demokrasi yang masih banyak lagi ruang yang boleh diperbaiki dan reformasi.

    ‘Mind setting’ rakyat perlu dipertingkatkan dalam soal-soal masa hadapan negara. Penglibatan aktif dan pasif rakyat juga dapat membantu soal pembangunan negara masa hadapan yang meliputi aspek sistem ekonomi,siasah dan sosial Malaysia. Kita mengharapkan generasi masa hadapan negara akan lebih berani untuk ‘mengajar’ mana-mana pemimpin yang dilihat lesu dan tidak bermaya dalam menangani permasalahan dalam negara. Mungkin dengan cara ini maka soal dalam rasuah yang mencengkam sistem di Malaysia dapat diperbaiki.

    Suasana senyap dan hanya mengiakan apa sahaja boleh membawa negara kepada satu bencana yang boleh memusnahkan negara. Pelajari dan hayati sejarah jatuh dan bangunnya sesebuah negara dan tamadun apabila budaya ini semakin menular betapa hebatnya sesebuah tamadun akan runtuh juga akhirnya lantaran sikap budaya senyap dan mengiakan tindak-tanduk pimpinan negara.

    Mari kita hayati model kepimpinan Saidina Umar Al-Khatab semasa menjadi khalifah Islam kedua. Kisah bagaimana Saidina Umar yang turun ke padang melihat rakyatnya pada waktu malam ketika rakyatnya tidur. Kisah bagaimana Khalifah Umar yang menyantuni nasib seorang wanita tua yang sedang memasak sesuatu untuk anak-anak wanita tua itu yang sedang kelaparan. Kerana prihatinnya maka Khalifah Umar R.A sendiri pergi ke Baitulmal dan membawa sendiri keperluan wanita itu sendiri tanpa mengharapkan bantuan pekerjanya. Dan di akhir kisah itu wanita itu berkata “ Mudah-mudahan Allah S.W.T akan membalas budi baik Tuan, Sungguh Tuan yang sepatutnya menjadi Amirul Mukminin,bukannya Umar Al-Khatab. Saidina Umar mendengar percakapaan itu dengan perasaan gembira.

    Apakah masih ada lagi pemimpin yang berjiwa sebenar rakyat seperti Umar yang kepimpinannya bukan untuk mencari populariti diri sendiri dan mengumpul kekayaan ?. Mereka mencari kekayaan taqwa dan keredhaan Allah. Inilah yang menyebabkan Allah turunkan barakah kepimpinan sehinggakan pada waktu itu serigala dan kambing dapat menjadi haiwan yang berkawan rapat, Subhanallah. Renungilah agar kita mampu untuk menghayati model kepimpinan agung ini.

    Ayuh rakyat Malaysia seluruhnya, kita selamatkan demokrasi di Malaysia. Kita nyatakan sokongan padu dan terbuka kepada gelombang kuning ini. Jadilah kita sebahagian daripada sejarah masa hadapan dalam perubahan di Malaysia. Jadikanlah mesej ‘ MASA UNTUK BERUBAH’ sebagai satu khazanah yang cukup mahal untuk kita wariskan kepada generasi Malaysia pada masa hadapan. Anda semua adalah barisan pejuang yang diharap-harapkan oleh generasi masa hadapan dalam tuntutan sebenar perubahan di Malaysia.

    DAULAT TUANKU !… DAULAT TUANKU !… DAULAT TUANKU !.. Semoga kedaulatan rakyat Malaysia dapat dikembalikan dan Malaysia pada masa hadapan mempunyai pemimpin yang melalui satu sistem pemilihan yang adil dan telus di mana dunia antarabangsa juga mendapat nikmatnya. Ingatlah gelombang kuning bukan sahaja perhimpunan aman dan perarakan ia adalah gerakan massa rakyat dalam membawa revolusi minda dan insan ke arah membina sebuah negara yang adil dan aman.

    Reply

  19. 19 motai Nov 14th, 2007 at 7:20 pm

    The most effective way to restrict democracy is to transfer decision-making from the public arena to unaccountable institutions: kings and princes, priestly castes, military juntas, party dictatorships, or modern corporations

    Reply

  20. 20 Anak Sarawak Nov 14th, 2007 at 7:34 pm

    Assalamualaikum akhi,

    Semoga bayu sakinah menyelubungi kehidupan anta di dunia mahu pun di akhirat. Perjuangan anta tak pernah selesai dan tak mungkin akan selesai sehingga Allah swt mentaqdirkan anta berjaya meneruskan perjuangan walaupun sudah kembali kepada yang Maha Esa. Bukan mudah untuk menegakkan kebenaran di tengah2 dunia yang semakin jauh dari taqwa kepada Allah. Kejayaan antum tempuh hari adalah kejayaan membuka mata dan hati rakyat kepada pemegang amanah pemerintahan negara yang penuh kecurigaan. Tiada siapa pun boleh memberi alasan kukuh kenapa kekasaran harus di gunakan untuk menyuraikan perhimpunan yang aman. Syabas juga kepada anta kerena mampu memimpin mereka2 untuk terus bersabar dan tidak bertindak balas walaupun di perlakukan bak perusuh sedangkan yang merusuh itu adalah polis kita sendiri. Di hati insan polis yang bertugas pastinya ada yang mengalami beribu sesalan melihat apa yang telah mereka lakukan kepada rakyat yang sepatutnya mereka lindungi. Itu lah bahayanya kekuasaan yang berada di tangan orang yang tipis takwa mereka

    Reply

  21. 21 zuhairy Nov 15th, 2007 at 1:30 am

    Eiiirr, geramnya tak dapat ikut sama perhimpunan hari tu. Insyaallah, jika ada lagi perhimpunan macam tu, saya akan cuba datang. Biarlah, apa nak jadi pun jadi lah!

    Reply

  22. 22 anak muda Nov 15th, 2007 at 2:07 pm

    sabar saudara gust, kaum cina dan india masih takut2 lagik utk kluar berhadapan dgn polis. mereka takut jikalau mereka dijadikan sasaran oleh pihak polis. kita bangsa melayu yg sudah kenal perangai polis ini yg sebahagian besar dari bangsa kita sendiri, sesuai bg kita utk memulakan langkah pertama. dlm pemerintahan diktator sebegini memang realitinya bangsa minoriti tdk begitu berani utk berhadapan dgn pemerintah. saya yakin selepas perhimpnan 10NOV itu, kaum2 india dan cina sudah lebih yakin dan berani kerana kebangkitan bangsa melayu pada kali ini betul2 meyakinkan.

    dan selagi lagik saya yakin perhimpunan kedua yg mirip seperti ini akan dihadiri oleh puluhan ribu dari bangsa ke-2 dan ke-3 yg terbesar di malaysia ini.

    cuma kita bangsa melayu perlu lebih bersatu dan lebih berani menghadapi ancaman pemerintah demi menegakkan keadilan bg semua pihak.

    dan kepada pemimpin2 yg ahlinya terdiri drpd bangsa cina dan india perlu lebih bersungguh dlm membuat perubahan.

    Reply

  23. 23 THE WISE MAN Nov 19th, 2007 at 12:00 am

    Saya membaca karya sdr Mohd Ezli Mashut amat terperinci dan mendalam.
    Amat benar juga katanya.Kita harus berubah,jangan biarkan kolot rasuah pemimpin2 dan selok-belok-nya bagi menutup bau busuk kesalahan mereka.Mereka mempunyai adat memberi ‘gula-gula’ ataupun mengemukakan ‘berita baik’ negara melalui media massa kongkongan mereka masa-masa pilihanraya hampir; bagi menawan hati rakyat tetapi semua janji-janji dan perbuatan mereka bagai omong-omong kosong sahaja.RAKYAT JANGAN TERBELI.Kita harus wajar memilih kerajaan yang berwibawa dan bebas daripada dilema rasuah,penyalahgunaan kuasa,pengongkongan media,nepotisme dan sbgnya.Marilah kita semua menatap kembali siapakah pemimpin yang wajar mengambil takhta kepemimpinan negara yang telah lama dijangkiti barah oleh mereka mereka yang tidak bertanggungjawab langsung terhadap destinasi negara bagi 50 tahun yang akan datang.

    GUNAKAN UNDI ANDA HARI INI SEBELUM TERLAMBAT!

    Reply

  24. 24 Syukur Nov 27th, 2007 at 8:35 pm

    Jika ini dikatakan permulaan,
    hancur musnah bangsa sealam,
    aku tegar meneguk hujan,
    darah mengalir pahit senyuman..

    murah berkata berucap panjang,
    di kiri batu di kanan belantan,
    melihat jauh rakan pejuang,
    mencorak bangsa meniti benang..

    selendang biru kilas mencengkam,
    merendang payung tulus menikam,
    cantik andai bila di pakai,
    wangian asli peluh pejuang..

    “YA ALLAH, JAUHKAN KAMI DARI PERSENGKETAAN BANGSA DAN AGAMA..”

    Reply

Leave a Reply




Galeri Flickr

#Fitnah2 Day 1 at Jalan Duta Courthouse #Fitnah2 Day 1 at Jalan Duta Courthouse #Fitnah2 Day 1 at Jalan Duta Courthouse #Fitnah2 Day 1 at Jalan Duta Courthouse #Fitnah2 Day 1 at Jalan Duta Courthouse #Fitnah2 Day 1 at Jalan Duta Courthouse #Fitnah2 Day 1 at Jalan Duta Courthouse #Fitnah2 Day 1 at Jalan Duta Courthouse 

Pamerkan Di Website Anda

Other Banners

 

November 2007
M T W T F S S
« Oct   Dec »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930